25 November 2017

Aliran Rasa Pasca Materi Komunikasi Produktif

Alhamdulillah.. Betapa beruntungnya saya dipertemukan dengan bunda-bunda pembelajar di IIP. kami tidak hanya sekedar dapati pelajaran dari materi yang di share. tetapi di kelas ini, kami juga saling berbagi pengalaman. komunikasi produktif sangatlah penting.. dalam hal ini, Alhamdulillah saya bisa lebih sabar dalam mendidik anak. Ketika ia mengekspolrasi seisi rumah sehingga membuatnta berantakan, saya bisa menyikapinya dengan lebih bijak. namun, untuk komunikasi produktif dengan pasangan saya masih harus banyak latihan hehhe tapi saya akan selalu berusaha menerapkan komunikasi produktif terutama ke anak dan suamu. ohya, dalam masa pengerjaan NHW, saya merasa suami lebih halus dalam bertutur ke anak. Seperti cara saya ingin memberi informasi, menegur atau meminta tolong anak untuk melakukan sesuatu. Saya merasa suami memerhati dan meniru cada saya. Tentuuu! Hal ini membuat saya bahagia. Alhamdulillah.. terus semangat belajar! 😊

16 November 2017

Game Komunikasi Produktif #Day15

Siang tadi, waktu jam makan siang, ternyata Muhammad bangun tidur siang duluan dan main-main di sekitaran ummi tidur.
Mulai dari timpa-timpa umik, buka-buka buku lalu diperlihatkan ke umik, sampe bongkar sana sini.

Umik masih lay on the bed, sampai ga sadar kayaknya Muhammad mulai lapar.

Jadi.. ada roti yang umik simpan di kursi makannya Muhammad dan pastinya mudah ia jangkau.
Dan Muhammad berinisiatif mengambil roti itu dan memakannya.
Berhubung rotinya dibungkus plastik, Muhammad pun menghampiriku untuk meminta dibukakan bungkusnya.

setelah itu ia makan dan minum sendiri yang pastinyaaa... buat berantakan.
Setelah Muhammad selesai makan, ummi minta tolong supaya Muhammad mau membantu bersihkan bekas makannya yang berantakan. Dan ia pun mau🤗
.
.
.

#Day15
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP

Game Komunikasi Produktif #Day14

Sore itu hujan turun. Untuk mengenalkan Muhammad pada hujan, saya pun membawanya ke jendela belakang untuk sama-sama melihat hujan. "wah.. hujan. Ini apa nak?" Muhammad pun diam. Kelihatan seperti berfikir. "Ini... hu...jaan? Apa ini nak?" "wujan" "pintaar..! Air Hu..? jaan.. Air apa nak?" "Air!" "Air hu?" "jaan" Kemudian sayapun mengulurkan tangan untuk menggapai rintik hujan di luar jendela. Tak lama kemudian, saya membantu Muhammad menggapai rintik hujan. "Ini.. air hu?" "Jaaaan" Muhammad kelihatan senang sekali ada rintik hujan jatuh ditangannya. Dan umik masih dalam membantu muhammad mengucapkan 2 kata sekaligus 😊 . . . #Day14 #GameLevel1 #Tantangan10Hari #KomunikasiProduktif #KuliahBunSayIIP

14 November 2017

Game Komunikasi Produktif #Day13


Karena sudah berusia 18bulan, ummipun mulai menjadwalkan waktu menyusui untuk Muhammad, dan sebisa mungkin dipatuhi.
Karena jika terlena dengan rengekan sang anak, bisa-bisa proses menyapih akan gagal.
Anak akan terus meminta dengan cara menangis dan iniiii... benar-benar umik hindari.

Jadilah kalau dia merengek minta menyusui, sebisa mungkin umik alihkan.

"mmi...mmiiiii... nenen"
"kok nenen nak? kan tadi udah mimi susu moo?"
"aaaaa nenen!" *cranky*
"eh eh lihat tuh ada apa!"

umik langsung menyalakan kartun islami tentang doa-doa dan agak megeraskan volumenya.
Muhammad pun teralihkan perhatiannya, ia mendengarkan kartun-kartun doa keseharian🤗😊

.
.
.

#Day13
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP

30 Juli 2017

#NHW9 : Bunda Sebagai Agen Perubahan

Nice Homework 9
Bunda Sebagai Agen Perubahan 


bismillahirrahmaanirrahiim.
ga kerasa, ternyata kelas IIP sudah memasuki pekan ke - 9, yang artinya kita sudah memasuki di penghujung waktu. 
dan alhamdulillah, perubahan-perubahan saya rasakan selama saya terus menjalani apa yang telah saya pelajari di IIP.

untuk pekan ke 9 ini, kita mendapatkan NHW berupa planning output. Yang berisi pesan bahwa:
Everyone is a changemaker - IIP

Untuk itu kita diharuskan untuk mengisi table yang menggambarkan planning-planning output kedepan.
yang mempunyai rumus: 


*PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*


Social Venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.

Sedangkan social enterpreneur adalah orang yang menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.

Sehingga kita bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.

nah, tablenya saya ganti point saja ya, hehe


Minat, Hobi, Ketertarikan
Kaligrafi, Menggambar, Menulis, Kesekretariatan

Skill, Hard, Soft
Designer, Creator, Enterpreneur

Isu Sosial
Kaligrafi -> cukup sulit membeli alat dan bahan
Menggambar (hijabusana, busana muslim syari) ->  remaja lebih menyukai busana muslim yang trendy ketimbang yang syari
Menulis (tausiyahku) -> kurangnya minat membaca buku di kalangan masyarakat
Enterpreneur -> Menjamurnya perusahaan travel yang komersil (memasang harga murah namun kurang tanggungjawab utk memberangkati

Masyarakat
Remaja
Rumah Tangga
Pengguna Media Sosial

Ide Sosial
Kaligrafi -> Sixteenth Gallery
Menulis -> tausiyahku
Menggambar, desain -> hijabusana
Kesekretariatan, enterpreneur -> elharamain wisata


Sebenarnya saat ini saya sedang menjalani peran sebagai penulis buku, penyelenggara travel  haji umrah dan juga mempunyai usaha busana muslim yang saya produksi sendiri. tapi jujur saya kurang baik dalam manajemen waktu, sehingga NHW yang seharusnya menjadi jembatan agar saya lebih pandai dalam mengelola waktu, namun karena demi menggugurkan suatu kewajiban di tengah kesibukan, akhirnya NHW menjadi ala kadarnya :(

smoga saya bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya, terutama dalam manajemen waktu.
terimakasih IIP, beruntungnya saya bergabung disini, banyak manfaat yang telah saya ambil.
jazakumullah khairan katsiran




21 Juli 2017

#NHW8 : MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

NICEHOMEWORK 8
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS



Bismillaah..
MasyaaAllah.. Tabarakallah..

saya bersyukur bisa bergabung dengan IIP, belajar dan mulai mengevaluasi diri.
setelah NHW7 kemarin saya keteteran karena terlalu mepet dengan deadline pengumpulan, al hasil NHW7 saya jadi ga maksimal. Akhirnya sayapun menjadikan NHW sebagai salah satu yang harus dikerjakan minimal 2 hari sebelum deadline pengumpulan. Seperti yang memang IIP anjurkan, agar saya merasa lebih plong dan terhindar dari stress akibat belum melakukan pekerjaan wajib.

untuk #NHW8 kali ini, kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga.

iyaaaa! saya benar-benar kerasa setelah mulai menerapkan "kandang waktu" dan mulai memperbaiki manajemen waktu terutama untuk pekerjaan domestik, al hasil; jadwal suami dan anak pun bisa lebih nice dengan keadaan diri kita yang bisa lebih produktif dan tepat waktu.
tapi terkadang.. 


a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
kaligrafi



b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
Sebelum menikah, saya punya impian jangka panjang yang saya tulis di buku rencana. Bahwa saya ingin mempunyai galeri sendiri, yang berisi karya-karya kaligrafi saya. kemudian setelah itu saya cari tahu tentang kaligrafi yang mempunyai nilai komersil. dan akhirnya tertujulah pada kaligrafi timbul. dari situlah saya mencari les-les kalilgrafi timbul terdekat.
saya les, latihan dan latihan. tapi karena semenjak sibuk dengan skripsi, menulis buku, skenario, menikah dan mempunyai anak. saya tidak lagi mempunyai waktu untuk melanjutkan minat dan bakat saya untuk berkarya. 

dan pertanyaan ini membuat saya kembali mengingat tentang cita-cita saya dahulu yang sekarang justru saya ragu "apakah saya mempunyai waktu?"

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
mungkin, untuk melnjutkan cita-cita tertunda saya, saya akan kembali melukis kaligrafi ketika anak saya sudah TK. Karena untuk sekarang, saya masih kejar-kejaran dengan waktu sebagai ibu rumah tangga yang mempunyai batita.


3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
saya ingin memiliki karya-karya kaligrafi yang terpajang di galeri sendiri (aamiin). tidak hanya sekedar berkarya namun sekaligus berdakwah melalui kaligrafi.


ada teman bijakku yang mengatakan...


"umur dan jasadmu mungkin tak akan abadi, namun kerja keras dan karyamu.. akan mendekatkanmu pada keabadian"


semoga aku, kamu, kita..
bisa  terus berkarya dan bermanfaat
baik untuk diri maupun orang sekitar,
baik di dunia maupun di akhirat


aamiin

20 Juli 2017

Materi 8 : Misi Spesifik Hidup dan Produktivitas

☘Matrikulasi Ibu Profesional batch #2 sesi #8☘

MISI SPESIFIK HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Bunda, perjalanan kita untuk menemukan misi hidup selaras dengan perjalanan produktivitas hidup kita. Maka materi menemukan misi hidup ini, akan menjadi materi pokok di kelas bunda produktif.

Sebelumnya kita sudah memahami bahwa “Rejeki itu pasti, Kemuliaan yang harus dicari”. Sehingga produktivitas hidup kita ini tidak akan selalu diukur dengan berapa rupiah yang akan kita terima , melainkan seberapa meningkat kemuliaan hidup kita dimata Allah dan seberapa manfaat hidup kita bagi alam semesta.

*Be Professional, Rejeki will Follow*

Tagline Ibu Profesional di atas menjadi semakin mudah dipahami ketika kita masuk ranah produktif ini. “Be Professional” diartikan sebagai bersungguh-sungguh menjalankan peran. Kesungguhan dan keistiqomahan seseorang dalam menjalankan peran hidupnya akan meningkatkan kemuliaan dirinya di mata Allah dan kebermanfaatan untuk sesama.

“Rejeki will follow’ bisa dimaknai bahwa rejeki & setiap orang itu sudah pasti, yang membedakan adalah nilai kemanfaatan dan keberkahannya seiring dengan bersungguh-sungguhtidaknya seseorang menjalankan apa yang dia BISA dan SUKA.

Uang akan mengikuti sebuah kesungguhan , bukan bersungguh-sungguh karena uang

Pada dasarnya menemukan misi hidup itu tidak ada hubungannya dengan usia seseorang. Semakin awal seseorang merasa “galau” kemana arah hidupnya, semakin “risau” untuk mencari sebuah jawaban “mengapa Allah menciptakan dirinya di muka bumi ini?” maka semakin cepat akan menemukan misi hidup.

Kalau di pendidikan berbasis fitrah, proses ini secara alamiah akan dialami oleh anak-anak pre aqil baligh akhir ( sekitar 10-13 th) dan memasuki taraf aqil baligh ( usia 14 th ke atas). Maka kalau sampai hari ini ternyata kita masih galau dengan misi hidup kita, maka bersyukurlah, karena kita jadi tahu kesalahan proses pendidikan kita sebelumnya, dan tidak perlu lagi mengalami hal tersebut di saat usia paruh baya yang secara umum dialami oleh sebagian manusia yang disebut sebagai (mid-life crisis).

Maka sekarang, jalankan saja yang anda BISA  dan SUKA tanpa pikir panjang, karena Allah pasti punya maksud tertentu ketika memberikan kepada kita sebuah kemampuan. Apabila kita jalankan terus menerus, kemungkinan itulah misi hidup kita.

Seseorang yang sudah menemukan misi hidup tsb apabila menjalankan aktivitas produktif akan lebih bermakna, karena keproduktivitasannya digunakan untuk mewujudkan misi-misi hidupnya. Sehingga selalu memiliki ciri-ciri :

a. Selalu bersemangat dengan mata berbinar-binar

b. energi positifnya selalu muncul, rasanya tidak pernah capek.

c. rasa ingin tahunya tinggi, membuat semangat belajar tinggi

d. Imunitas tubuh naik, sehingga jarang sakit, karena bahagia itu imunitas tubuh yang paling tinggi.

Ada 3 elemen yang harus kita ketahui berkaitan dengan misi hidup dan produktivitas :

a. Kita ingin menjadi apa (be)

b. Kita ingin melakukan apa (do)

c. kita ingin memiliki apa (have)

Dari aspek dimensi waktu ada 3 periode yang perlu kita perhatikan :

a. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

b.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahunke depan ( strategic plan)

c. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Setelah mendapatkan jawaban-jawaban dari pertanyaan di atas, maka mulailah berkomitmen untuk “BERUBAH” dari kebiasaan-kebiasaan yang anda pikir memang harus diubah.

Berikutnya mulai susun langkah-langkah usaha apa saja yang bisa kita lakukan untuk menunjang sebuah produktivitas hidup kita.Mulailah dengan menetapkan target waktu dan jadwal kegiatan selama satu tahun, serta menentukan ukuran atau indikator keberhasilan dalam setiap kegiatan yang kita lakukan.Buatlah prioritas dan pilih hal-hal yang memang kita perlukan. Hindari membuat daftar yang terlalu panjang, karena hal tersebut membuat kita “gagal fokus”.

Demikian sekilas tentang pentingnya misi hidup dengan produktivitas, silakan dibuka diskusi dan nanti kami  akan lebih detilkan materi ini secara real di nice homework #8 berbasis dari kekuatan diri teman-teman yang sudah dituliskan di Nice homework #7.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Sumber bacaan:

_Antologi para Ibu Profesional, BUNDA PRODUKTIF, 2014_

_Materi Matrikulasi IIP, Bunda Produktif, 2017_

_Materi kuliah rutin Ibu Profesional, kelas bunda produktif, Salatiga, 2015_